Home » , , » Upacara Hari Kesadaran Nasional Pemkab Batu Bara

Upacara Hari Kesadaran Nasional Pemkab Batu Bara

Written By Humas Kabbatubara on 3.22.2016 | 22.3.16





Humas Setdakab Batu Bara

Siaran Pers

Nomor                : 02/Humas/ SP/03/ 2016

Hari/Tanggal      : Kamis 17 Maret 2016

Lokasi                : Halaman Kantor Bupati Batu Bara


Seluruh Korps Pegawai Republik Indonesia Se Kabupaten Batu Bara ikuti Upacara Hari Kesadaran Nasional, dihalaman Kantor Bupati Batu Bara Jalan Perintis Kemerdekaan Ri Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Batu bara, Kamis,(17/3)

Upacara yang dipimpin oleh Wakil Bupati Batu Bara H RM Hari Nugroho berlangsung khidmat dan dalam pidato tertulisnya menyatakan bahwa Apel ini hendaknya bermakna sebagai upaya menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme dalam membangun bangsa melalui kinerja yang positif. Saat ini adalah masa-masa yang paling penting bagi perjalanan roda pemerintahan Kabupaten Batu Bara. Sebab berbagai rangkaian pekerjaan masih terus dilaksanakan, baik untuk pelaksanaan kegiatan program kerja tahun 2016, evaluasi pekerjaan Tahun 2015 yang telah selesai dikerjakan, serta perampungan perencanaan program kerja Tahun 2017.

Perlu saudara sekalian ketahui bahwa tim pemeriksa BPK telah melakukan pemeriksaan pendahuluan selama 33 hari dan sudah berakhir hari jumat yang lalu, berikut ini ada beberapa catatan atau kendala yang perlu saudara ketahui selama pemeriksaaan dalam 5 kegiatan yaitu 1. Pengumpulan dokumen keuangan, Pengumpulan dokumen keuangan dilakukan diruang kerja tim pemeriksa di BPKAD, selama pengumpulan hingga pengembalian berkas terdapat beberapa kendala yaitu : Masih adanya terdapat bendahara SKPD yang hadir tidak tepat waktu, SKPD lambat mendapat asli rekening Koran di Bank Sumut, dan Surat setoran Pajak (SSP) belum dipilah perpasal : Pasal 21,22,23 dan seterusnya.

Dalam catatan tim pemeriksa BPK, hanya ada 3 SKPD yang bagus dan lengkap menyerahkan dokumen keuangan yaitu : Dinas kelautan dan perikanan, Kantor perpustakaan dan arsip serta Secretariat KORPRI Batu Bara, 2. Penyusunan laporan keuangan antara lain : Tim pemeriksa BPK telah memeriksa semua dokumen keuangan SKPD dan PPKD dan telah mengunci angka-angka pada belanja daerah yaitu: Belanja pegawai, belanja barang/jasa dan belanja modal untuk laporan keungan. Bidang akutansi modal untuk laporan keuangan. Bidang akutansi BPKAD sebenarnya sudah siap menyusun laporan keuangan kabupaten Batu Bara pada tanggal 10 Februari yang lalu, Namun laporan keuangan yang berbasis akrual sangat lengkap dan rumit, sudah terjadi (empat) kali perubahan laporan keuangan terutama dalam menginput asset yaitu : Menghitung kembali harga tanah dibawah jalan sesuai NJOP tahun 2015. Kapitalisasi jalan Kabupaten sebanyak 207 ruas jalan, Asset tetap tanah, bangunan, peralatan, buku pada sekolah Negeri dan 15 puskesmas di update kembali angka-angkanya, Dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada 280 sekolah negeri  mulai tahun ini dimasukkan kedalam laporan keuangan pemerintah daerah.

Mudah-mudahan kerjasama antara BPKAD, Inspektorat dan 49 SKPD yang sudah 2 bulan terus pulang malam, laporan keuangan bisa siap dan kita antar ke BPK paling lambat pada hari senin tanggal 28 Maret 2016. 3.Cash opname dan stok opname : Cash opname dan stok opname dilaksanakan bersama dengan mengambil sampel pada 20 SKPD.

Pemeriksaan Kas Tahun ini sudah lebih baik dibanding tahun lalu, pada tahun ini tidak lagi terdapat ketekoran Kas, namun untuk persediaan masih dapat beberapa kendala pada beberapa SKPD yaitu : Pencatatan barang masuk dan barang keluar oleh penyimpan barang belum optimal, Masih terdapat double catat oleh penyimpan barang, Barang tidak ada di gudang.

Dijumpai 4 SKPD yang sudah bagus menata barangnya yaitu : Sekretaris daerah, Badan pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana, Gudang farmasi dinas kesehatan dan Dinas pendidikan. 4, Cek kendaraan darat laut : Pada pemeriksaan pendahuluan ini, BPK masih mengambil uji petik pada 10 SKPD yaitu : Dinas Tarukim, Satpol PP, Setdakab, Diskanla, Dishub Kominfo, Dinas PU, Setwan, Dinas Pendidikan, BPBD, dan Dinas Kesehatan.

Untuk pemeriksaan terinci nanti akan ditambah atau akan dilanjutkan lagi kepada SKPD yang lain, adapun kendala yang ditemukan yaitu : Terdapat satu SKPD yaitu Dinas Kesehatan yang jauh-jauh sebelum tim BPK datang sudah membuat kartu inventaris barang (KIB) terkini, namun yang diserahkan kepada tim BPK untuk cek fisik adalah keadaan 3 tahun yang lalu.

Pengurus barang mencatat semua barang kedalam kartu inventaris barang (KIB)
Terdapat 8 sepeda motor dan 2 Ambulance peninggalan Kabupaten Asahan di Dinas Kesehatan yang tidak bisa ditunjukkan KPKB dan STNK nya
Terdapat 2 Ambulance APV Tahun 2014 pada Dinas Kesehatan yang bertukar plat polisinya,
Terdapat 2 sepeda motor tahun 2015 pada Dinas Tarukim yang juga bertukar plat polisinya,
Kantor lingkungan hidup saat cek fisik masih memegang 6 BPKB gerobak sampah yang mana Ini seharusnya dua tahun lalu sudah diserahkan kepada bidang asset BPKAD.
Pemakai kendaraan tidak tepat waktu ke BPKAD bahkan harus dipanggil oleh pengguna barang baru datang. Ini terjadi pada tiga pemakai sepeda motor Puskesmas. 5.cek fisik pekerjaan pembangunan gedung, jalan dan jembatan : Cek fisik masih dilakukan pada 3 SKPD sebanyak 8 paket pekerjaan. Perhitungan kelebihan bayar ataupun kekurangan pekerjaan akan kita dapatkan pada LHP tentang kepatuhan nanti, terdapat kendala yaitu : Tim BPK datang lebih awal dilapangan dibidang pihak yang mempunyai pekerjaan (PPK, PPTK, PPHP, Rekanan dan Konsultan).
Konsultan yang dipilih belum professional dalam penyusunan rincian anggaran biaya dan analisis satuan biaya.
Konsultan yang seharusnya membantu SKPD menjawab pernyataan tim BPK saat cek fisik, justru konsultan tidak hadir.
Kesemua kendala tersebut yang ditemui tim BPK belum ditulis menjadi temuan pemeriksaan (TP), tetapi apabila masih terjadi pada pemeriksaan terinci yang dijadwalkan awal april nanti, maka tidak ada kata maaf lagi dan akan ditulis menjadi temuan pemeriksaan dalam laporan hasil pemeriksaan.
Untuk itu, mari kita bekerja lagi karena masih ada waktu satu bulan bagi kita untuk menindaklanjuti semua kendala yang didapat.
Yang terakhir dari uraian diatas bahwa peran atau tugas penyimpan dan pengurus barang mulai dari Sekolah, Puskesmas,  Unit Pelaksanaan Teknis, Kecamatan sampai SKPD sangat diperlukan dalam penyusunan laporan keuangan, maka perlu diperhatikan kiranya untuk tahun 2016 nanti honorarium mereka dinaikkan dan mereka tidak bekerja di air mata, tetapi bekerja di mata air.

Usai Upacara juga dilaksanakan penyerahan Dana Tali Asih untuk Para PNS Yang Pensiun dan Meninggal Dunia oleh Sekretariat Korpri Batu Bara.



KABAG HUMAS PIMPINAN




SETDAKAB BATU BARA

                 dto.                        

Andri Rahadian,AP

PEMBINA





NIP. 19740805 199311 1 001
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Post a Comment

 
Support : Humas Batubara | aanKFM.Inc | Official Humas Batubara
Copyright © 2017. Humas Batubara - All Rights Reserved
Template Created by Humas Batubara Published by Humas Batubara
Proudly powered by Blogger